MIPA ECO-BOT
Misi: Analis Sistem Lingkungan & Optimasi Energi
A. Tujuan Kegiatan
- Menyelesaikan masalah operasi hitung desimal dan persen dalam konteks manajemen energi terbarukan.
- Menerapkan berpikir komputasional untuk menyusun instruksi rute yang paling hemat daya.
B. Pemetaan Materi Kurikulum
Fase C: SD Kelas 5–6
- Matematika — Pengukuran & Bilangan: peserta didik mengukur jarak dunia nyata menggunakan satuan baku meter, melakukan konversi skala dari jarak asli ke simulasi ubin, serta menyelesaikan masalah perkalian dan persen untuk menghitung sisa daya baterai.
- Informatika — Algoritma Sekuensial: peserta didik menyusun urutan langkah yang logis dan efisien untuk mencapai tujuan, serta melakukan debugging tanpa komputer.
C. Komponen STEM
- Science: memahami konsep dasar manajemen energi terbarukan pada unit robot.
- Technology: melakukan pemrograman fisik tanpa perangkat digital atau unplugged coding di lantai kelas dan melakukan debugging rute.
- Engineering: merancang urutan instruksi logis agar robot sampai ke tujuan secara efisien.
- Mathematics: mengukur jarak nyata, mengonversi skala 1 ubin = 5 meter, dan menghitung konsumsi daya baterai menggunakan persentase berdasarkan jenis gerakan.
D. Skenario Literasi & Pengantar Misi
Di luar kelas, ada taman sekolah yang butuh disiram agar tidak layu. Kita akan mengirim Robot Listrik Ramah Lingkungan atau Eco-Bot. Tantangannya adalah kapasitas baterai robot sangat terbatas.
Berdasarkan spesifikasi teknis, robot memiliki aturan penggunaan baterai yang berbeda untuk setiap jenis gerakan. Maju 1 meter mengurangi baterai 1%, belok kanan/kiri mengurangi baterai 2% setiap kali belok, nanjak 1 meter mengurangi baterai 3%, dan turun 1 meter mengurangi baterai 1%. Kalian harus mengukur jaraknya dengan meteran, lalu mengetes jalannya di ubin kelas. Dalam simulasi, 1 ubin kelas mewakili 5 meter ukuran sebenarnya. Pastikan daya baterai cukup sampai tujuan agar robot tidak mati di tengah jalan.
E. Langkah-Langkah Petualangan
Tahap 1: Survei Lapangan
Ambil meteran dan segera keluar kelas menuju lokasi.
- Pergilah ke pintu kelas sebagai Titik START.
- Pilih dan susuri jalur atau selasar yang paling aman menuju taman sekolah.
- Gunakan meteran untuk mengukur jarak aslinya. Catat temuan kalian pada tabel berikut.
| Nama Jalur | Deskripsi Jalur | Maju Datar | Belok Kanan/Kiri | Nanjak | Turun | Total Jarak | Total Energi |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Jalur 1 | |||||||
| Jalur 2 | |||||||
| Jalur 3 |
Tahap 2: Hitung Konsumsi Energi & Skala Ubin
Aturan daya robot:
- Maju 1 meter = baterai berkurang 1%.
- Belok kanan/kiri 1 kali = baterai berkurang 2%.
- Nanjak 1 meter = baterai berkurang 3%.
- Turun 1 meter = baterai berkurang 1%.
Skala simulasi: 1 ubin kelas = 5 meter ukuran sebenarnya.
Jumlah langkah ubin = Jarak asli ÷ 5Tahap 3: Simulasi “Robot Ubin” di Kelas
- Tandai jalur di lantai kelas menggunakan selotip sesuai jumlah ubin simulasi.
- Robot: satu teman menjadi robot bertenaga listrik yang hanya bergerak jika ada komando.
- Programmer: satu teman memberikan instruksi algoritma suara yang presisi.
- Debugger: satu teman membawa Kartu Kapasitas Baterai. Setiap robot maju, belok, nanjak, atau turun, Debugger mengurangi angka baterai sesuai aturan energi.
- Debugger wajib mengingatkan kelompok untuk melakukan debugging jika robot salah arah, menabrak rintangan, memilih jalur tidak efisien, atau kapasitas baterai hampir habis.
Kartu Kapasitas Baterai
Gunakan kartu kecil atau kertas catatan. Tulis kapasitas awal baterai, lalu kurangi setiap kali robot bergerak.
Rancangan coding kelompok:
- 1
- 2
- 3
- 4
- 5
- 6
- 7
- 8
- 9
- 10
- 11
- 12
- 13
- 14
- 15
Tahap 4: Tantangan Utama
Gawat! Baterai robot saat ini belum diisi penuh dan hanya tersisa 50%. Berdasarkan rute terpendek yang kalian ukur di Tahap 1, berapa persen sisa baterai robot saat tepat tiba di taman sekolah?
Cara Menghitung:
F. Ujian Sertifikasi Teknologi Hijau
Diskusikan pertanyaan berikut bersama tim kalian untuk mendapatkan sertifikat kelulusan misi.
1. Ahli Matematika — Numerasi
Jika hari ini hujan dan jalan menuju taman berlumpur sehingga gerakan nanjak membutuhkan tenaga lebih besar, misalnya nanjak 1 meter mengurangi baterai 4%, apakah rute terpendek kalian masih bisa dilalui jika baterai awalnya hanya 50%? Tunjukkan hitunganmu.
2. Ahli Coding — Programmer
Saat simulasi robot ubin, apa yang terjadi pada robot jika perintahmu tertukar urutannya? Misalnya, perintah “Belok” diberikan sebelum “Maju”, atau perintah “Nanjak” diberikan pada jalur datar.
3. Debugging — Perbaikan
Jika tiba-tiba di tengah ubin kelas ada rintangan, misalnya ranting pohon yang jatuh atau tas teman, bagaimana kalian mengubah urutan perintah agar robot bisa menghindar lalu kembali ke jalur semula untuk menyiram taman?
Catatan: tombol Unduh PDF membutuhkan JavaScript. Jika tombol tidak berjalan di WordPress, berarti script diblokir oleh WordPress/tema/plugin. Solusinya pasang script melalui plugin WPCode atau Code Snippets. Jika tidak ingin memakai JavaScript, siswa tetap dapat mengisi form lalu menyimpan manual dengan fitur cetak browser.