Vertical Garden

Urbanisasi dan pembangunan gedung di lingkungan kampus menyebabkan semakin sedikit ruang terbuka hijau yang berfungsi sebagai penyerap karbon, pengatur suhu, dan sumber pangan lokal. Untuk menjawab masalah ini, kampus telah memasang vertical garden sebagai upaya menghadirkan kembali elemen hijau dalam ruang terbatas. Namun, pot-pot yang saat ini terpasang memiliki keterbatasan dalam hal efisiensi volume media tanam dan efektivitas penggunaan ruang secara vertikal.
Dalam proyek ini, kalian akan berperan sebagai tim desain ramah lingkungan untuk menciptakan alternatif pot yang lebih efisien secara matematis, lebih hemat ruang, dan tetap stabil saat disusun secara vertikal. Kalian juga diminta untuk mempertimbangkan bagaimana desain pot ini dapat mendukung ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan kampus.

Aktivitas 1: Ukur dan Rancang

  1. Ukur diameter alas pot yang saat ini digunakan pada vertical garden kampus. Diameter: ______ cm → r = ______ cm
  2. Rancang tiga model pot alternatif dengan bentuk berbeda namun alas yang sama. Tentukan dimensi tambahan sebagai berikut:
ModelDimensi Tambahan
A. TabungTinggi: ______ cm
B. Kerucut TerpotongJari-jari atas: ______ cm, Tinggi: ______ cm
C. Bola TerpotongTinggi potongan: ______ cm

Aktivitas 2: Hitung dan Bandingkan

  1. Hitung volume setiap model pot, lalu bandingkan efisiensi vertikalnya (volume per tinggi).
  2. Gunakan hasil ini untuk menilai pot mana yang paling hemat ruang namun tetap produktif sebagai media tanam.
ModelVolume (cm³)Volume : Tinggi (efisiensi)
A  
B  
C  

Aktivitas 3: Buat Model & Evaluasi Dampak

  1. Buat model fisik 3 pot menggunakan bahan bekas.
  2. Uji kestabilan model saat disusun dan nilai kesesuaiannya untuk sistem taman vertikal.
  3. Refleksikan: model pot mana yang paling mendukung upaya kampus dalam menciptakan ruang hijau produktif yang efisien dan berkelanjutan?
ModelStabil saat disusun? (✓/✗)Cocok untuk vertical garden? (✓/✗)Mendukung ketahanan pangan? (✓/✗)
A   
B   
C   

Kesimpulan Kelompok:

  1. Model dengan volume paling besar: ______________
  2. Model paling stabil dan efisien: ______________
  3. Model yang paling mendukung ketahanan pangan kampus: ______________
  4. Rekomendasi model terbaik untuk menggantikan pot lama: ______________   > Karena: ___________________________________________________________

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *